Friday, November 30, 2012

bahasa terindah

Yang diucap dalam bahasa terindah,
Jawapan yang bertanya didengar nabi,
Antara kagum dan khusuk setiap ayatnya,
Lereng gunung menjadi amat sunyi,
Suara sajak tegas bergema,
Disampai arah berkias maksud serentak,
Tapi jelas intinya,
Tidak sedetikpun Allah menghindar,
Atau mencemuh nabi disisi segala didoa,
Dipenuhi segala yang dipinta tulus dan,
Penuh barakah,
Yatim ia tak berlindung,
Tidakkah tersedia juga bumbung baginya.
Awal begitu bergantung,
Kini tidakkah merdeka,
Bebas hidupnya.

-Dato’ A Samad Said
(sini)


#sentap bila ditanya Ustazah Sana',
"zikra,,apa khabar kamu dengan al Quran??"
senyum berbalas diam.

No comments:

Post a Comment